Phobia Travelling yang Harus Dihindari

5 Phobia Travelling yang Harus Dihindari dan Atasilah Segera

Apa sajakah phobia travelling itu? Apakah Anda punya salah satunya? Persiapan untuk liburan sangatlah banyak dan kompleks. Ternyata, persiapan tersebut tidak hanya soal fisik, namun juga persiapan mental. Hal ini terkait dengan phobia yang muncul ketika melakukan travelling. Karenanya, ketahuilah 5 phobia travelling yang harus dihindari ini dan atasilah segera agar perjalanan nyaman.

  1. Phobia Ketinggian

Phobia ketinggian merupakan hal yang paling sering dialami. Tak sedikit orang yang punya phobia terhadap ketinggian. Orang yang mempunyai phobia ketinggian pasti akan ketakutan dan berkeringat dingin ketika berada di ketinggian, meskipun tempat itu tidak terlalu tinggi. aksi penolakan juga terjadi ketika orang tersebut disuruh untuk naik ke tempat yang tinggi.

Apabila Anda atau teman Anda punya phobia seperti ini, maka upayakan untuk mengurangi hingga menghilangkannya. Tujuannya agar tidak mengalami kesulitan ketika travelling. Orang yang phobia ketinggian tentu akan takut naik pesawat, takut mendaki ke gunung atau bukit, bahkan takut melakukan perjalanan ke daerah perkebunan yang jalannya menanjak.

  1. Phobia Air

Hal kedua yang bisa terjadi adalah phobia air. Seseorang yang mempunyai phobia air tidak akan bersedia liburan ke pantai ataupun tempat wisata air lainnya, seperti air terjun, goa, dan sebagainya. Hal ini tentu saja membatasi tujuan wisata yang bisa Anda lakukan, sehingga pengalaman liburan jadi terbatas.

Mulailah dari berkunjung ke air terjun atau goa, baru kemudian ke pantai dengan ombaknya yang tenang. Jika sudah berani, Anda bisa berkunjung ke pantai yang ombaknya lebih besar dan saksikan hebatnya.

  1. Phobia Udara Dingin

Udara dingin juga bisa menimbulkan phobia. Jika Anda mempunyai phobia ini, maka siapkanlah baju hangat yang tebal untuk bepergian. Minyak aromaterapi juga bisa dibawa untuk menghangatkan tubuh. Asuransi perjalanan juga bisa Anda ikuti untuk menanggulangi risiko apabila terjadi risiko kesehatan atau keselamatan Anda ketika berada di wilayah dingin. Nah untuk memilih asuransi perjalan terbaik silahkan baca ulasanya pada postingan dari travellin.co.id ini https://travellin.co.id/Article/Read/tips-memilih-asuransi-perjalanan-terbaik.

  1. Phobia Perjalanan Panjang

Liburan ke suatu daerah yang jauh pasti memakan waktu perjalanan yang tidak singkat. Banyak orang justru menikmati perjalanan panjang tersebut dengan menikmati pemandangan daerah yang dilewatinya. Akan tetapi, berbeda dengan mereka, orang yang punya phobia perjalanan panjang (hodophobia) tidaklah bisa menikmatinya karena dilanda kecemasan.

Ketika mengidap phobia ini, tentu saja Anda kurang atau bahkan tidak menikmati perjalanan tersebut. Karenanya, perjalanan panjang justru membuat Anda tidak nyaman. Untuk itu, upayakan segera untuk mengatasi phobia ini dengan mengisi waktu selama perjalanan dengan melakukan kegiatan lain, seperti berbincang, membaca buku, mendengarkan musik, dll.

  1. Nomophobia

Nomophobia ini justru berawal dari kebiasaan yang kurang baik, di mana orang cenderung nyaman dengan gadget-nya. Penderita nomophobia ini takut jika bepergian dan tidak mendapatkan sinyal yang baik untuk bermedia sosial ataupun fasilitas isi ulang daya ke smartphone mereka. Apakah Anda demikian?

Hilangkan segera jika punya phobia ini. Tidak hanya liburan yang terganggu, namun juga tidak baik untuk rutinitas Anda. Kegiatan produktif dan juga waktu istirahat tidak akan optimal jika Anda menggunakan smartphone secara berlebihan. Bahkan, dampak negatif yang parah adalah menjadi anti sosial. Tentu Anda tidak inginkan itu, bukan?

Wow, ternyata banyak juga phobia travelling yang harus dihindari karena hal tersebut cukup mengganggu ketika melakukan travelling atau perjalanan liburan. Perjalanan berlibur yang tentunya sangat mengasyikkan justru bisa terhalang oleh phobia yang dialami. Untuk itu, hilangkan beberapa phobia di atas.